DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG
Segala Puja dan Puji hanya Bagi Allah, Yang telah menciptakan alam semesta dengan Sempurna, dan telah mengutus seorang Rasul yang menjadi rahmat bagi seluruh alam. Semoga shalawat dan salam berlimpah keatas junjungan kita Muhammad bin Abdullah, penerang hati yang kelam, dan atas keluarga, serta sahabat dan pencinta yang mengikuti dan menjalankan syariatnya hingga akhir zaman.
Karena saya Lahir di Tanggal 7/7/1989 dan saya sangat menyukai angka 7 dan bila anda pecinta sepak bola pasti tau bahwa pemain sepak bola berbakat pasti diberikan nomor punggung 7...maka saya ingin mengangkat tema ini dan suatu saat mungkin Anda pernah bertanya-tanya, kenapa langit itu dijadikan Allah 7 lapis, Neraka 7 lapis, dan hari dalam seminggu pun ada 7 ?? dan lain-lain yang serba 7.
Untuk menyingkap tabir kemisteriusan itulah, maka dengan kerendahan hati saya haturkan kepada Anda sebuah karya Agung dari Al-Imam Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahmaan Al Hamdaany yang berjudul AS SAB'IYYATU FIL MAWAA'DHIL BARRIYYAAT, yang berisikan hikayat-hikayat dan nasehat-nasehat yang berguna, yang ada kaitannya dengan pertanyaan tersebut diatas.
(Berkata) Asy-Syaikh Al-Imamul-ajallu Abu Nashr Muhammad bin Abdurrohman Alhamdani - Semoga rahmat Allah berlimpah ke atasnya-(ketahuilah) bahwa Zat Pencipta -Yang sangat besar kekuasaan-Nya dan sangat tinggi kalimat-Nya- serta berkesinambungan ni'mat-ni'mat-Nya- telah menghiasi Tujuh perkara dengan Tujuh perkara, dan menghiasinya pula bagi tiap-tiap yang tujuh perkara itu dengan tujuh perkara lainnya, untuk memberitahukan kepada orang-orang yang berIlmu bahwasannya angka Tujuh itu mempunyai rahasia yang sangat besar dan kedudukan yang agung disisi Allah, Maharaja yang memiliki kemudlaratan dan kemanfaatan.
PERTAMA,
Allah menghiasi udara dengan Tujuh lapis langit
Firman-Nya:
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا ﴿١٢
Artinya: DAN KAMI BINA DIATAS KAMU TUJUH BUAH (LANGIT) YANG KOKOH. (An nabaa' : 12 )
Kemudian Allah menghiasinya dengan Tujuh Bintang, firman-Nya :
وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ ﴿١٦
Artinya: DAN SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENCIPTAKAN GUGUSAN BINTANG-BINTANG DI LANGIT, DAN KAMI TELAH MENGHIASI(LANGIT ITU) NYA BAGI ORANG-ORANG YANG MEMANDANG(NYA). (Q.S Al-Hijr : 16)
KEDUA,
Allah telah menghiasi padang yang lapang dengan Tujuh Lapis Bumi. Firman Allah :
اللَّـهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ ﴿١٢
Artinya :ALLAH-LAH YANG MENCIPTAKAN TUJUH LANGIT DAN SEPERTI ITU PULA BUMI ....(Q.S. Ath-Thalaaq : 12)
Kemudian Allah menghiasi bumi itu dengan Tujuh Lautan, sebagaimana Firman-Nya :
وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِن بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ﴿٢٧
Artinya :...DAN LAUT, DITAMBAHKAN KEPADANYA TUJUH LAUT LAGI SESUDAHNYA... (Q.S. Luqman : 27)
KETIGA,
Allah telah menghiasi Neraka dengan Tujuh tingkat, Yaitu:
Jahannam, Sa'iir, Saqor, Jahiim, Huthomah, Ladhoo, dan Hawiyah. Kemudian Allah menghiasinya pula dengan Tujuh pintu.
sebagaimana Firman-Nya :
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ ﴿٤٤
Artinya :IA NERAKA ITU MEMPUNYAI TUJUH PINTU. TIAP-TIAP PINTU 9TELAH DITETAPKAN) UNTUK GOLONGAN YANG TERTENTU DARI MEREKA.
(Q.S. AL-Hijr : 44 )
KEEMPAT,
Allah menghiasi AL-Qur'an dengan Tujuh surah yang panjang, kemudian menghiasinya pula dengan Tujuh ayat pembuka kitab (faatihatul-kitaab) sebagaimana firman-Nya :
وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ ﴿٨٧
Artinya : DAN SESUNGGUHNYA KAMI TELAH BERIKAN KEPADAMU TUJUH AYAT YANG DIBACA BERULANG-ULANG DAN ALQUR'AN YANG AGUNG. (Q.S AL-HIjr : 87 )
KELIMA,
Allah menghiasi manusia dengan Tujuh anggota badan,yaitu, dua tangan,dua kaki, dua lutut, dan satu wajah. Kemudian menghiasinya dengan Tujuh Peribadatan, yaitu, dua tangan dengan doa, dua kaki dengan berkhidmat, dua lutut dengan duduk, dan muka dengan sujud. Firman-Nya :
وَاسْجُدْ وَاقْتَرِب ۩ ﴿١٩
Artinya : .... DAN SUJUDLAH DAN DEKATKANLAH (DIRIMU KEPADA TUHAN) (Q.S. AL-Alaq : 19 ).
KEENAM,
Allah menghias umur manusia dengan Tujuh tahapan. Pada masa baru lahir disebut 'rodli', kemudian 'fathim', kemudian 'shobi' kemudian 'ghulam' kemudian 'syaab' kemudian 'kuhul', kemudian 'syaikh'. Dan Menghiasi tujuh kalimat, yaitu: ucapan LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMAD RASUULULLAH. Firman Allah :
وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَىٰ وَكَانُوا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا ....﴿٢٦
Artinya : ..... DAN ALLAH MEWAJIBKAN KEPADA MEREKA KALIMAT TAQWA (LAA ILAAAHA ILLALLAAH) DAN ADALAH MEREKA BERHAK DENGAN KALIMAT TAQWA ITU DAN PATUT MEMILIKINYA. (Q.S. AL-Fath : 26 )
KETUJUH,
Allah menghiasi Dunia dengan Tujuh Negeri yang besar yaitu :
2. Hijaz
3. Basrah, Badiyah dan Kufah
4. Irak, Syam, Khurasan sampai ke Balakh.
5. Roma dan Armenia
6. Negeri Ya'juj dan Ma'juj
7. Cinta dan Turkistan.
Kemudian Allah menghias Tujuh Negeri yang besar itu dengan Tujuh Hari yaitu : Sabtu, Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Dan Jum'at. Dan Allah memuliakan Dengan Ketujuh Hari Itu kepada Tujuh Nabi Yaitu :
1. Allah memuliakan Nabi Musa A.S dengan Hari Sabtu
2. Allah memuliakan Nabi Isa A.S dengan Hari Ahad
3. Allah memuliakan Nabi Dawud A.S dengan hari Senin
4. Allah memuliakan Nabi Sulaiman A.S dengan Hari Selasa
5. Allah memuliakan Nabi Ya'qub A.S dengan Hari Rabu
6. Allah memuliakan Nabi Adam A.S dengan Hari Kamis
7. Allah Memuliakan Nabi Muhammad S.A.W dan ummatnya dengan Hari Jum'at

0 Responses so far.
Posting Komentar